Pilihan Ganda
1.
A
2.
A
3.
A
4.
A
5.
A
6.
B
7.
B
8.
B
9.
B
10.
B
11.
C
12.
C
13.
C
14.
C
15.
C
16.
D
17.
D
18.
D
19.
D
20.
D
21.
A
22.
A
23.
A
24.
A
25.
A
26.
A
27.
A
28.
A
29.
A
30.
A
31.
B
32.
B
33.
B
34.
B
35.
B
36.
B
37.
B
38.
B
39.
B
40.
B
41.
C
42.
C
43.
C
44.
C
45.
C
46.
C
47.
C
48.
C
49.
C
50.
C
Uraian
1. Partner yang berkontribusi pada UML 1.0 adalah Digital
Equipment Corporation, Hewlett-Packard, I-Logix, Intellicorp, IBM, ICON
Computing, MCI Systemhouse, Microsoft, Oracle, Relational, Texas Instruments
dan Unisys.
2. Unified Modelling Language (UML) adalah sebuah
"bahasa" yg telah menjadi standar dalam industri untuk visualisasi,
merancang dan mendokumentasikan sistem piranti lunak. UML menawarkan sebuah
standar untuk merancang model sebuah sistem.
3. Bagian-bagian utama dari UML adalah view, diagram, model
element, dan general mechanism.
4. Beberapa jenis view dalam UML antara lain: use case view,
logical view, component view, concurrency view, dan deployment view.
5. UML sebagai bahasa untuk Pendokumentasian Sistem
(Documenting) Maksudnya UML menunjukan dokumentasi dari arsitektur sistem dan detail
dari semuanya.UML hanya memberikan bahasa untuk memperlihatkan permintaan dan
untuk tes.
6. Unified Modelling Language (UML) adalah sebuah
"bahasa" yg telah menjadi standar dalam industri untuk visualisasi,
merancang dan mendokumentasikan sistem piranti lunak. UML menawarkan sebuah
standar untuk merancang model sebuah sistem.
7. Diagram-diagram UML :
- Use Case Diagram
Use case diagram menggambarkan fungsionalitas yang
diharapkan dari sebuah sistem. Yang ditekankan adalah “apa” yang diperbuat sistem,
dan bukan “bagaimana”. Sebuah use case merepresentasikan sebuah interaksi
antara aktor dengan sistem. Use case merupakan sebuah pekerjaan tertentu,
misalnya login ke sistem, meng-create sebuah daftar belanja, dan sebagainya.
-
Class Diagram
Class adalah sebuah spesifikasi yang jika diinstansiasi akan
menghasilkan sebuah objek dan merupakan inti dari pengembangan dan desain
berorientasi objek. Class menggambarkan keadaan (atribut/properti) suatu
sistem, sekaligus menawarkan layanan untuk memanipulasi keadaan tersebut
(metoda/fungsi).
-
Statechart Diagram
Statechart diagram menggambarkan transisi dan perubahan
keadaan (dari satu state ke state lainnya) suatu objek pada sistem sebagai
akibat dari stimuli yang diterima. Pada umumnya statechart diagram menggambarkan
class tertentu (satu class dapat memiliki lebih dari satu statechart diagram).
-
Activity Diagram
Activity diagrams menggambarkan berbagai alir aktivitas
dalam sistem yang sedang dirancang, bagaimana masing-masing alir berawal,
decision yang mungkin terjadi, dan bagaimana mereka berakhir. Activity diagram
juga dapat menggambarkan proses paralel yang mungkin terjadi pada beberapa
eksekusi.
-
Sequence Diagram
Sequence diagram menggambarkan interaksi antar objek di
dalam dan di sekitar sistem (termasuk pengguna, display, dan sebagainya) berupa
message yang digambarkan terhadap waktu. Sequence diagram terdiri atar dimensi
vertikal (waktu) dan dimensi horizontal (objek-objek yang terkait).
-
Collaboration Diagram
Collaboration diagram juga menggambarkan interaksi antar
objek seperti sequence diagram, tetapi lebih menekankan pada peran
masing-masing objek dan bukan pada waktu penyampaian message. Setiap message
memiliki sequence number, di mana message dari level tertinggi memiliki nomor
1. Messages dari level yang sama memiliki prefiks yang sama.
-
Component Diagram
Component diagram menggambarkan struktur dan hubungan antar
komponen piranti lunak, termasuk ketergantungan (dependency) di antaranya.
-
Deployment Diagram
Deployment/physical diagram menggambarkan detail bagaimana
komponen di-deploy dalam infrastruktur sistem, di mana komponen akan terletak
(pada mesin, server atau piranti keras apa), bagaimana kemampuan jaringan pada
lokasi tersebut, spesifikasi server, dan hal-hal lain yang bersifat fisikal
8. Bagian-bagian utama dari UML adalah view, diagram, model
element, dan general mechanism.
9. Tujuan Penggunaan UML
-Memodelkan suatu sistem (bukan hanya perangkat lunak) yang
menggunakan konsep be rorientasi object.
-Menciptakan suatu bahasa pemodelan yang dapat digunakan
baik oleh manusia maupun mesin.
10. Membuat Aggregation Relationship
-Klik aggregation icon dari toolbar.
-Klik class yang bertindak sebagai “part” dalam class
diagram, lalu tarik garis aggregation ke class yang bertindak sebagai “whole”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar